ASSIFA Resmi Ajukan Gugatan ke MK

Upaya pasangan H Azazi Hasan-HJ Dewi Kholifa (ASSIFA) mengajukan gugatan sengketa hasil Pilbup Sumenep ke Mahkamah Konstitusi (MK) ternyata bukan gertak sambal.

Permohonan pengajuan perkara pasangan nomor urut satu itu kemarin resmi diterima MK.“Kami bersama kuasa hukum pasangan ASSIFA sudah mendaftarkan permohonan perkara hasil Pilbup dan proses pendaftaran telah diterima oleh panitera MK,” kata Ketua Tim Kampanye ASSIFA Abdullah Arief kemarin. Dia mengatakan, pendaftaran perkara sengketa hasil Pilbup Sumenep putaran kedua diterima panitera MK dengan tanda terima nomor 1694/PAN.MK/VIII/2010.

“Untuk selanjutnya MK akan memeriksa kelengkapan berkas perkara. Jika masih kurang, mereka akan memberikan waktu bagi kami untuk melengkapinya. Tim Pemenangan ASSIFA mengklaim jika Pilbup Sumenep putaran kedua diwarnai aksi curang. Kecurangan itu di antaranya terjadi di Kecamatan Guluk Guluk.

Di wilayah itu saksi pasangan ASSIFA menuding sejumlah warga yang berada di luar negeri ternyata tercatat sebagai pemilih dan mencoblos pasangan A Busyro Karim-Sungkono Sidik (ABUSSIDIK).Selain itu,juga terjadi intimidasi dari penyelenggara Pilbup kepada pemilih untuk mencoblos pasangan tertentu. Sementara di Kecamatan Raas, saksi ASSIFA di tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Jungkat tidak diberi formulir rekapitulasi suara tingkat TPS seusai pencoblosan pada 10 Agustus 2010 oleh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) setempat.

“Kecurangan-kecurangan itu menjadi beberapa item bukti perkara yang kami ajukan ke MK,”urai Abdullah Arief. Pilbup Sumenep putaran kedua (10/8) diikuti dua pasangan calon, ASSIFA dan ABUSSIDIK. Hasil rekapitulasi perolehan suara Pilbup putaran kedua tingkat kabupaten di Kantor KPU Sumenep (16/8), pasangan ABUSSIDIK unggul dengan memperoleh 241.622 suara dari ASSIFA yang memperoleh 231.250 suara. KPU Sumenep pun telah menetapkan pasangan ABUSSIDIK sebagai calon bupati-wakil bupati terpilih hasil Pilbup.

Pelaksanaan Pilbup di Sumenep berlangsung dua putaran karena perolehan suara delapan pasangan calon peserta Pilbup putaran pertama (14/6) tidak ada yang mencapai 30%.Sesuai aturan main, dua peraih suara terbanyak pada Pilbup putaran pertama dinyatakan sebagai pasangan calon peserta Pilbup putaran kedua.

Berdasarkan rekapitulasi penghitungan perolehan suara hasil Pilbup putaran pertama tingkat kabupaten (21/6), ASSIFA memperoleh 111.569 suara,ABUSSIDIK 116.677 suara, Malik Effendi-Rahmad 48.013 suara, dan Bambang Mursalin-M Saleh Abdullah 73.635 suara.Kemudian pasangan Samaruddin Toyib-Abdul Kadir 31.353 suara, Kafrawi-Djoko Sungkono 10.074, Ilyas Siraj-Rasik Rahman 111.007 suara, dan Sugianto-M Muhsin Amir 42.713 suara.

Sementara itu, Anggota KPU Sumenep M Ilyas menyatakan siap menghadapi gugatan sengketa Pilbup di MK. Dia saat ini masih menunggu pemberitahuan dan undangan resmi dari MK terkait pengajuan perkara tersebut. “Kami masih menunggu pemberitahuan resmi dari MK terkait materi gugatan yang selanjutnya akan menyiapkan data yang dibutuhkan,”paparnya.