Facebook, WhatsApp, Dan Instagram Dalam Naungan Meta

 Facebook, WhatsApp, Dan Instagram Dalam Naungan Meta
Facebook, WhatsApp, Dan Instagram Dalam Naungan Meta

Tekad Mark Zuckerberg makin buat orang menggeleng. Dia barusan umumkan Meta sebagai induk perusahaan Facebook, WhatsApp, dan Instagram. Meta ialah rekomendasi langsung ke metaverse. Metaverse ialah suatu hal yang menurut beberapa pakar bisa menjadi babak seterusnya dari internet.

Simpelnya, ide yang memadankan augmented reality dan virtual reality bersama, sediakan masa datang internet untuk orang di penjuru dunia. Peningkatan ide baru ini, tentunya harus mengambil kantong Facebook dalam-dalam.

Untuk capai arah itu Facebook sudah mempersiapkan dana US$ 150 juta atau sekitaran Rp 2,1 triliun. Kembali juga, perusahaan umumkan sudah habiskan uang banyak untuk mempersiapkan content evaluasi VR sepanjang 3 tahun di depan.

Mark menyebutkan jika untuk saat ini, faksinya tidak mengharap untuk mendapatkan uang dari Metaverse dalam periode pendek.

"Ini bukanlah investasi yang hendak memberikan keuntungan kami dalam kurun waktu dekat. Tetapi kami pada intinya yakin jika metaverse bisa menjadi penerus internet mobile," kata Zuckerberg ke beberapa riset.

Zuckerberg menjelaskan metaverse bisa menjadi tempat di mana orang bisa berhubungan, bekerja, dan berkreatifitas, dan mengharap bisa mencapai satu miliar orang dalam beberapa dasawarsa kedepan.

Awalnya, saat Mark umumkan nama baru untuk perusahaan induk Facebook. Nama induk perusahaan yang menaunginya namanya Meta.

"Kami ialah perusahaan yang membuat tehnologi untuk warga bisa tersambung (social connection)," ucapnya pada acara Connect pada Kamis, 28 Oktober 2021 waktu di tempat.

Dia menambah, "Bersama, kami pada akhirnya bisa tempatkan orang di pusat tehnologi. Dan bersama, kita bisa buka kesempatan untuk inisiator lebih besar."

Mark Zuckerberg menjelaskan nama Facebook tidak dapat meliputi segala hal yang sudah dilakukan perusahaan saat ini, dan masih berkaitan erat dengan 1 produk.

"Seiring waktu berjalan, saya mengharap kami akan kelihatan sebagai perusahaan metaverse," katanya.